Antisipasi Banjir Jakarta Harus Berbasis di Kecamatan dan Kelurahan

2 hours ago 24

Antisipasi Banjir Jakarta Harus Berbasis di Kecamatan dan Kelurahan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Barat mengoperasikan pompa apung untuk menangani banjir di Persimpangan Pasar Puri, Kembangan Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (4/3/2025). ANTARA/Risky Syukur

jpnn.com - Anggota Komisi A PRD DKI Jakarta Kevin Wu meminta supaya antisipasi banjir di DKI Jakarta dilakukan berbasis di kecamatan dan kelurahan agar lebih fleksibel.

"Jangan lagi menggunakan pendekatan terpusat. Seperti pengalaman-pengalaman sebelumnya, kemunculan titik-titik banjir ini semakin sulit diprediksi," kata Kevin saat dihubungi di Jakarta, Minggu (18/1/2026).

Menurutnya, Pemprov DKI juga perlu fleksibel dan membangun kapasitas perangkat di tingkat kecamatan serta kelurahan.

Pemprov DKI juga harus memetakan kecamatan dan kelurahan mana saja yang rentan terkena banjir.

"Setelah itu, pompa-pompa air perlu dikirim ke wilayah-wilayah tersebut untuk mengantisipasi terjadinya banjir," ujarnya.

Kevin mengatakan kapasitas perangkat Pemprov DKI Jakarta di tingkat kewilayahan seperti kecamatan dan kelurahan juga perlu diperkuat.

Meskipun saat ini telah melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), tetapi masih butuh penanganan yang lebih fleksibel supaya warga terjaga.

"OMC bukanlah solusi sapu jagat. Dia hanya merupakan bagian dari penanganan banjir yang melibatkan unsur-unsur lebih luas lagi. Pemprov DKI jangan lupa melakukan persiapan-persiapan di lapangan," tuturnya.

Anggota Komisi A PRD DKI Jakarta Kevin Wu meminta supaya antisipasi banjir di DKI Jakarta dilakukan berbasis di kecamatan dan kelurahan agar lebih fleksibel.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |