jatim.jpnn.com, SITUBONDO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo mencatat 14 rumah warga rusak, termasuk satu dapur umum Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akibat diterjang angin puting beliung, Kamis sore (15/1).
Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo Puriyono mengatakan angin puting beliung menerjang permukiman warga di Dusun Banyuputih dan Dusun Curah Laci, Desa/Kecamatan Banyuputih, sekitar pukul 16.30 WIB.
"Dari hasil asesmen kami, rumah warga terdampak angin puting beliung di dua dusun tersebut ada 14 rumah, satu garasi dan satu lagi dapur umum SPPG," kata Puriyono.
Dia menjelaskan dari belasan rumah yang terdampak angin berbentuk pusaran disertai hujan tersebut, tiga rumah mengalami rusak berat, sementara lainnya rusak ringan hingga sedang.
Selain merusak bangunan, angin puting beliung juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan menimpa rumah warga di wilayah timur Kabupaten Situbondo.
"Mayoritas kerusakan rumah warga terdampak angin puting beliung bagian atap. Alhamdulillah tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa itu," ujarnya.
Puriyono menambahkan peristiwa puting beliung bukan kali pertama terjadi di Situbondo. Pada Selasa (13/1), bencana serupa juga merusak belasan rumah warga di kawasan pesisir Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan.
BPBD Situbondo mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Jawa Timur sejak awal Januari 2026. (antara/mcr12/jpnn)











































