jpnn.com - Borneo FC mendapatkan keuntungan besar ketika tampil di AFC Challenge League 2026. Pesut Etam akan memainkan seluruh pertandingan fase grup di Stadion Segiri, Samarinda.
Status sebagai tuan rumah membuat Borneo FC memiliki kesempatan lebih besar untuk mendapatkan dukungan langsung dari publik sendiri.
Namun, Pelatih Borneo FC Mauro Jeronimo tidak ingin kondisi tersebut membuat para pemain merasa sudah berada di posisi aman.
Juru taktik asal Portugal itu memilih melihat pertandingan satu per satu. Menurutnya, fokus terhadap laga pembuka menjadi hal yang lebih penting dibandingkan memikirkan status Borneo FC sebagai tuan rumah.
"Menurut saya, kami harus berkonsentrasi pada tiga pertandingan pertama. Siapa pun lawannya, persiapan tetap harus dilakukan dengan serius. Kami bermain di Samarinda dan tentu akan mendapatkan dukungan dari para penggemar," ucapnya.
Mauro menyadari atmosfer kandang bisa menjadi energi tambahan bagi Pesut Etam. Karena itu, dia berharap para pemain mampu membalas dukungan tersebut melalui penampilan maksimal di lapangan.
Borneo FC Hadapi Lawan dari Empat Negara
Borneo FC akan mendapatkan tantangan dari sejumlah klub dengan karakter berbeda pada kompetisi kasta ketiga antarklub Asia tersebut.
Pesut Etam dijadwalkan menghadapi One Taguig FC dari Filipina, Tainan City FC asal Taiwan, Yangon United (Myanmar), serta Ezra FC yang mewakili Laos.








































