jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali memperkokoh posisinya sebagai salah satu institusi pendidikan terbaik di Indonesia. Berdasarkan rilis terbaru QS World University Rankings (WUR) by Subject 2026, tiga bidang ilmu di UGM, yakni Antropologi, Biologi, dan Kimia berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan menempati jajaran peringkat atas global sekaligus memimpin di tingkat nasional.
Prestasi paling mencolok datang dari bidang Antropologi yang berhasil menembus jajaran 51-100 besar dunia.
Capaian ini menempatkan UGM di peringkat pertama di Indonesia, mengungguli Universitas Indonesia (peringkat 2) dan Universitas Airlangga (peringkat 3).
Kepala Departemen Antropologi FIB UGM, Agung Wicaksono mengatakan kunci keberhasilan ini terletak pada kebijakan kebebasan akademik bagi para dosen untuk fokus pada bidang keahlian yang mereka minati.
"Kunci keberhasilan ini adalah memberikan kebebasan untuk dosen-dosen agar bisa fokus pada sesuatu yang mereka sukai. Implikasinya terletak pada pengabdian, pendidikan, dan riset," ujar Agung, Jumat (10/4).
Bidang Biologi juga menunjukkan tren positif dengan naik ke posisi 501–550 dunia, meningkat dari posisi tahun sebelumnya.
Di level nasional, Biologi UGM bertengger di posisi pertama, diikuti oleh UI, Unair, dan IPB.
Dekan Fakultas Biologi UGM Prof Budi Setiadi Daryono menekankan bahwa meski jumlah pesaing di bidang biologi mencapai ribuan universitas, UGM mampu sejajar dengan institusi dari negara maju seperti Amerika Serikat dan Jepang.





































