jpnn.com - MUGELLO - Pembalap Pertamina VR46 Fabio Di Giannantonio tak bisa menyimpan keterkejutannya setelah menjadi yang paling kencang pada Practice MotoGP Italia di Sirkuit Mugello, Jumat (29/5) malam.
Juara di MotoGP Catalunya itu sebenarnya masih kesakitan di tangan setelah ikut menjadi korban kecelakaan mengerikan yang menimpa Alex Marquez di Catalunya.
Digia -panggilan Fabio Di Giannantonio, juga datang ke Mugello dengan kondisi kurang sehat.
Jadi, Digia kaget bisa memimpin practice dan juga sesi free practice 1 yang digelar pada Jumat sore.
“Tentu saja saya sangat senang bisa menjadi yang paling kencang di dua sesi hari ini (kemarin). Saya kaget dan tidak menyangka. Kami berhasil," katanya.
"Ini tidak mudah, karena kesehatan saya tidak begitu baik. Setelah FP1 saya sakit perut, parah. Mual, membuat energi saya terkuras."
Anda mungkin tahu, jari saya juga cedera, saya tidak bisa menggenggam erat. Namun, sarung tangan ini membantu," imbuh Digai.
Sepuluh terbaik pada practice berhak mendapat akses langsung ke kualifikasi utama (Q2). Sementara itu, pembalap di luar Top 10 practice harus berjibaku dahulu di kualifikasi 1 (Q1).





































