Walhi Jateng Minta Rencana Geotermal Gunung Ungaran Tak Mengabaikan Suara Warga

23 hours ago 30

Senin, 31 Agustus 2026 – 14:35 WIB

Walhi Jateng Minta Rencana Geotermal Gunung Ungaran Tak Mengabaikan Suara Warga - JPNN.com Jateng

Ilustrasi pemanfaatan panas bumi. Ilustrasi: Meta

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Tengah meminta pemerintah tidak terburu-buru merealisasikan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran yang berada di wilayah Kabupaten Semarang dan berbatasan dengan Kabupaten Kendal.

Walhi menilai aspirasi masyarakat yang berada di sekitar kawasan proyek harus menjadi pertimbangan utama sebelum kegiatan eksplorasi dilakukan.

Deputi Direktur Walhi Jawa Tengah Nur Colis mengatakan kekhawatiran tersebut tidak muncul tanpa alasan. Pihaknya berkaca pada dinamika rencana pengembangan panas bumi di kawasan Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar.

Menurut dia, pembangunan proyek energi tidak semestinya hanya ditentukan pemerintah melalui kebijakan dari atas ke bawah.

"Proyek pembangunan harus berangkat dari kebutuhan masyarakat, dirumuskan bersama masyarakat, dan mendapatkan persetujuan tanpa adanya tekanan atau paksaan," kata Nur Colis, Senin (31/8).

Dia menegaskan kepentingan investasi tidak boleh menjadi alasan untuk mengesampingkan suara masyarakat maupun kondisi lingkungan.

Walhi juga mengingatkan bahwa pembangunan sektor energi dengan skala besar dan kebutuhan lahan yang luas berpotensi menimbulkan persoalan apabila tidak direncanakan dengan mempertimbangkan kepentingan warga sekitar.

"Kedaulatan energi tidak akan pernah tercapai apabila pendekatannya masih sentralistik, berskala raksasa, dan rakus lahan," ujarnya.

Walhi Jawa Tengah meminta pemerintah melibatkan masyarakat dalam rencana eksplorasi panas bumi Gunung Ungaran dan tidak mengedepankan kepentingan investasi.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News

Read Entire Article
| | | |