bali.jpnn.com, KARANGASEM - Tim SAR gabungan langsung bergerak ke perairan Sekotong, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mengevakuasi penumpang dan anak buah kapal (ABK) KMP Putri Yasmin yang terbakar di Selat Lombok, Rabu (12/8) dini hari.
Kepala Kantor SAR Mataram Muhammad Hariyadi mengatakan prioritas utama tim rescue saat ini adalah keselamatan jiwa seluruh penumpang dan kru kapal KMP Putri Yasmin.
"Kami telah mengerahkan KN 220 Mataram, Rigit Inflatable Boat (RIB), dan Rigit Buoyancy Boat (RBB) ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi.
Kami telah berkoordinasi dengan kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian," ujar Muhammad Hariyadi dalam pernyataan resminya.
KMP Putri Yasmin yang melayani rute Pelabuhan Padangbai, Bali – Lembar, Lombok Barat, NTB, dilaporkan terbakar di perairan Sekotong, Rabu (12/8) dini hari pukul 04.15 WITA.
Belum diketahui kronologis pasti kejadian, jumlah penumpang dan anak buah kapal (ABK) KMP Putri Yasmin.
Basarnas menerima laporan insiden ini pada pukul 04.39 WITA dari Nahkoda RB 220 Mataram, Nurdin.
Mengingat situasi yang darurat, Kantor SAR Mataram berkoordinasi dengan Kantor SAR Denpasar untuk membantu mengevakuasi korban.





































