jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso mengkritik kinerja Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah saat Rapat Kerja (Raker) dengan Wamensesneg Bambang Eko Suhariyanto di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/8).
"Saya agak sedikit mengeluh, nih, Pak, terkait dengan kinerja Bakom," kata dia dalam rapat, Senin.
Legislator fraksi Gerindra itu menyinggung temuan berbagai lembaga survei terkait tingkat kepuasan publik atau approval rating Presiden RI Prabowo Subianto saat mengkritik kinerja Bakom.
"Selama dua tahun pemerintahan Pak Prabowo ini, kan, kalau dilihat beberapa waktu belakangan ini, ada beberapa lembaga survei independen yang sudah mengukur kinerja pemerintah dengan acuannya persepsi opini publik," ujar Sugiat.
Adapun, kata dia, temuan lembaga survei saat ini menyatakan approval rating terhadap Prabowo di bawah 50 persen.
"Ada SMRC, baru kemarin data Tempo, yang itu menunjukkan bahwa angka kepuasan publik terhadap kinerja Presiden, terhadap kinerja pemerintah itu di bawah 50 persen," ujarnya.
Sugiat merasa heran dengan rendahnya approval rating. Sebab, kinerja Prabowo jika diukur secara kuantitatif menunjukkan angka positif.
Dia memaparkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia dari kuartal pertama hingga kedua tahun 2026 berada di atas lima persen.








































