Terima KTA NU, Prabowo Ungkit Telepon dari Gus Yahya

20 hours ago 21

Terima KTA NU, Prabowo Ungkit Telepon dari Gus Yahya

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Presiden Prabowo Subianto saat menerima kartu tanda anggota Nahdlatul Ulama (Kartanu) pada Penutupan Muktamar ke-35 NU di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Senin (31/8). Foto: dokumentasi Biro Pers Istana

jpnn.com - Presiden Prabowo Subianto menerima kartu tanda anggota Nahdlatul Ulama (Kartanu) yang diserahkan oleh Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar pada Penutupan Muktamar ke-35 NU di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Senin (31/8).

Prabowo menyebutkan penerimaan kartanu tersebut sebagai sebuah kehormatan sekaligus wujud pemenuhan janji kepada NU.

“Saya terkesan, saya memenuhi janji saya, karena saya dapat telepon beberapa hari yang lalu, berita dari Gus Yahya, kartu anggota sudah ada. Makanya saya datang, saya datang karena janji, janji harus dipegang,” ucap Prabowo.

Prabowo pun menyampaikan apresiasi atas kartanu yang diterima dengan status sebagai "anggota seumur hidup."

Penerimaan sebagai anggota NU, menurut Presiden, menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Jadi, hari ini saya katakan saya diterima sebagai anggota Nahdlatul Ulama, terima kasih. Berarti Nahdlatul Ulama bersama seluruh rakyat Indonesia secara gotong royong kita akan bekerja keras semuanya, di semua bidang,” kata dia.

"Kuncinya adalah kita mengelola semua kekayaan kita sehingga bisa dimanfaatkan oleh seluruh rakyat kita," lanjutnya.

Menurut eks Menteri Pertahanan, sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia, NU memiliki kepentingan besar dalam memastikan warga dan umat untuk memperoleh kehidupan yang layak.

Presiden Prabowo Subianto terima KTA NU yang diserahkan oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar pada Penutupan Muktamar ke-35 NU.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |