jpnn.com, JAKARTA - Aksi kekerasan berupa tendangan kungfu yang dilakukan Fadly Alberto berpotensi menghancurkan masa depannya sendiri.
Pemain muda Bhayangkara FC U-20 itu kini harus menanggung konsekuensi besar, setelah resmi dicoret dari Timnas Indonesia.
Insiden yang menyeret nama Fadly Alberto bermula dari pertandingan panas antara Bhayangkara FC U-20 melawan Dewa United U-20 di ajang Elite Pro Academy U-20. Sejak awal laga, tensi pertandingan sudah tinggi.
Puncaknya terjadi di tengah pertandingan ketika perebutan bola yang berujung kontak antarpemain. Dalam situasi tersebut, Fadly Alberto diduga terpancing emosi setelah terlibat duel keras.
Fadly Alberto kemudian melompat dan melayangkan tendangan tinggi mirip gerakan kungfu yang mengarah langsung ke tubuh pemain lawan.
Akibat aksinya itu, Fadly Alberto resmi dicoret dari skuad Timnas Indonesia U-20. Keputusan itu disampaikan langsung oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji.
“Secara otomatis dicoret. Semalam saya sudah telepon, saya tanya, ‘Itu kok sampai seperti itu bagaimana?’ Ya mau enggak mau, harus dicoret,” tegas Sumardji.
Pencoretan ini membuat peluang Fadly Alberto tampil di dua ajang penting Piala AFF U-19 Juni 2026 dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 praktis lenyap.








































