jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya memperkuat infrastruktur pengelolaan sampah dengan menambah 1.800 tongbin atau bak sampah baru.
Langkah ini diambil untuk mengatasi penurunan kapasitas Tempat Penampungan Sementara (TPS) akibat banyaknya fasilitas yang rusak.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya M Fikser menyebut kerusakan tongbin menjadi penyebab utama berkurangnya daya tampung di berbagai TPS.
“Jadi, kami ada pengadaan 1.800 tongbin. Tongbin-tongbin kita ini kondisinya memang banyak yang rusak, terus pecah,” ujar Fikser, Rabu (15/4).
Di sejumlah titik, jumlah tongbin bahkan berkurang hingga setengah dari kapasitas awal. Kondisi ini berdampak pada antrean gerobak dan meningkatnya risiko sampah meluber.
“TPS yang dulunya ada 20 (tongbin) menjadi berkurang 10 (tongbin), dan rata-rata terjadi pengurangan tongbin di semua TPS karena mengalami kerusakan. Rencananya tongbin datang di akhir bulan ini,” jelasnya.
Fikser berharap penambahan tongbin mampu mengembalikan kapasitas TPS sekaligus mendukung pengelolaan sampah yang lebih tertata. Ke depan, seluruh TPS akan dilengkapi tongbin sesuai kebutuhan, disertai penerapan standar operasional kebersihan.
"Kami akan penuhi seluruh TPS dengan tongbin, perintah Pak Wali Kota (Eri Cahyadi) tongbin itu kalau sudah terisi (penuh) ditutup, dan kemudian TPS-nya disemprot," kata Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya tersebut. (mcr23/jpnn)





































