jpnn.com, JAKARTA - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong bereaksi setelah ada aksi boikot dari penggemar karena harga tiket laga lawan Brisbane Roar mahal.
Shin mengaku kaget mengingat baru mendengar adanya kabar tersebut.
Juru taktik kelahiran 11 Oktober 1970 itu berharap polemik tersebut segera selesai mengingat hubungan Persija dengan fan harus berjalan baik untuk menatap musim 2026/27.
“Saya baru pertama kali mendengar mengenai aksi boikot ini. Saya tahu bahwa para suporter, khususnya The Jakmania, selalu datang untuk mendukung Persija Jakarta dan menginginkan tim ini menjadi lebih baik.”
“Karena itu, saya berharap klub dan suporter bisa menyelesaikan masalah ini dengan baik dan menemukan solusi yang sama-sama menguntungkan,” ujar pelatih berakronim STY itu.
Mantan juru taktik Korea di Piala Dunia 2018 itu menyebut tidak ada tim yang besar tanpa kehadiran penggemar.
Untuk itu pelatih asal Negeri Ginseng tersebut berharap sekali lagi polemik tersebut segera selesai dan ada solusi dari pihak yang berwenang.
“Saya selalu berpikir bahwa sebuah klub sepak bola akan bisa bertahan dan berkembang karena memiliki suporter.”









































