Sarifah Minta Pemerintah Tuntut Tanggung Jawab Israel Atas Gugurnya Prajurit TNI

4 hours ago 20

Sarifah Minta Pemerintah Tuntut Tanggung Jawab Israel Atas Gugurnya Prajurit TNI

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Anggota Komisi I DPR RI Sarifah Ainun Jariyah. Foto: Dokpri

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sarifah Ainun Jariyah, menyoroti perlindungan terhadap prajurit TNI yang bertugas dalam misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon. Pernyataan itu disampaikan menyusul gugurnya satu prajurit TNI dan tiga lainnya mengalami luka-luka akibat serangan artileri yang dilancarkan oleh pasukan Israel di wilayah Lebanon selatan pada Minggu (29/3).

"Saya menyampaikan dukacita yang mendalam atas gugurnya prajurit TNI yang sedang menjalankan tugas mulia sebagai penjaga perdamaian dunia di Lebanon. Mereka adalah putra terbaik bangsa yang mengabdikan diri untuk misi kemanusiaan dan perdamaian," kata Sarifah.

Politikus yang akrab disapa Teh Sarifah itu juga mengutuk keras serangan yang menimpa posisi pasukan penjaga perdamaian PBB atau United Nations Interim Force in Lebanon. "Saya mengutuk keras serangan artileri Israel yang dampaknya secara langsung menghantam zona operasi pasukan penjaga perdamaian PBB," tegasnya.

Legislator yang membidangi isu luar negeri dan pertahanan ini mengingatkan bahwa sebelumnya ia telah menyampaikan peringatan mengenai tingginya ancaman terhadap prajurit TNI di Lebanon. Sebelum insiden ini terjadi, pada November 2024, Sarifah pernah mengingatkan pentingnya perhatian serius terhadap keselamatan prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian di Lebanon.

"Dalam konteks eskalasi yang sedang terjadi, penting bagi pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Pertahanan dan Panglima TNI, untuk memastikan bahwa pasukan perdamaian yang dikirim mendapat perlindungan maksimal dan dukungan logistik yang memadai, mengingat situasi keamanan yang dapat berubah dengan cepat," ujarnya mengutip pernyataannya sebelumnya.

Sarifah juga menyoroti bahwa beberapa waktu lalu dirinya telah mempertanyakan kesiapan dan perlindungan bagi ribuan personel TNI yang tetap dipertahankan di Lebanon, di saat beberapa negara pengirim pasukan lainnya mulai menarik mundur kontingen mereka akibat ancaman serangan udara dan artileri Israel yang tidak rasional.

Sarifaf menilai serangan Israel terhadap posisi UNIFIL menunjukkan ketidakpatuhan terhadap hukum internasional. Menurutnya, Israel sudah tidak menghargai UNIFIL yang jelas merupakan aset PBB yang dilindungi hukum internasional dan paling krusialnya adalah Indonesia.

Peristiwa ini harus disikapi serius oleh Pemerintah Indonesia. Sarifah menekankan pemerintah perlu menekan Israel untuk meminta pertanggungjawaban atas serangan yang mengakibatkan gugurnya prajurit TNI. Langkah diplomatik dapat dilakukan melalui berbagai jalur, termasuk memanfaatkan forum multilateral di PBB maupun mekanisme bilateral yang tersedia.

Anggota Komisi I DPR Sarifah Ainun Jariyah menilai serangan Israel ke posisi TNI di Lebanon bukti ketidakpatuhan pada hukum internasional.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |