jpnn.com, TOKYO - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menggelar pertemuan dengan Senior Vice President Japan International Cooperation Agency (JICA) Yoshifumi Yoshikawa di Tokyo, Minggu (29/3) kemarin.
Pertemuan itu membahas agenda pengendalian perubahan iklim, rehabilitasi lahan terdegradasi, serta pengelolaan kawasan konservasi berkelas dunia.
"Pertemuan berlangsung secara konstruktif. Kedua pihak menegaskan komitmen bersama untuk memperluas kolaborasi yang telah terjalin selama ini, sekaligus menjajaki peluang kerja sama baru yang lebih inovatif dan berdampak," kata Raja Juli dalam keterangan persnya, Senin (30/3).
Eks Plt Wakil Kepala Otorita IKN itu dalam pertemuan menegaskan arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk mengendalikan perubahan iklim.
Termasuk, kata Raja Juli, Presiden Prabowo ingin mempercepat rehabilitasi lahan terdegradasi demi menjaga keberlanjutan lingkungan.
"Bagian dari upaya menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," demikian kata Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu.
Turut mendampingi Raja Juli dalam pertemuan ialah Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut Ristianto Pribadi, Direktur Konservasi Spesies dan Genetik Ahmad Munawir dan Atase Kehutanan KBRI Tokyo Ima Yudin Rayaningtyas.
Raja Juli dalam pertemuan memaparkan visi besar mengembangkan kawasan konservasi Indonesia menjadi taman nasional tingkat dunia.











































