jpnn.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan tarif impor Indonesia dengan Amerika Serikat (AS) turun dari 19 persen ke 15 persen.
Hal ini menyusul Mahkamah Agung (MA) AS yang membatalkan kebijakan tarif impor Presiden AS Donald Trump dan rencana penerapan global 15 persen.
“Jadi, Indonesia mendapat diskon jadi 15 persen,” kata Airlangga dikutip Sabtu (28/2).
Lebih lanjut, Airlangga mengatakan kesepakatan akhir negosiasi tarif impor Indonesia-AS yang tertuang dalam dokumen Agreement on Reciprocal Trade (ART) tetap akan berlaku setelah 90 hari.
“Tidak batal, itu kan baru berlaku sesudah 90 hari, dan sesudah ratifikasi,” kata dia.
Diketahui dalam perjanjian tersebut, sebanyak 1.819 pos tarif produk Indonesia memperoleh fasilitas pembebasan tarif impor hingga nol persen.
Produk yang tercakup antara lain minyak sawit, kopi, kakao, rempah-rempah, karet, komponen elektronik termasuk semikonduktor, hingga komponen pesawat terbang.
Selain itu, kedua negara juga menyepakati penghapusan tarif bea masuk nol persen untuk produk tekstil dan garmen asal Indonesia melalui skema kuota tertentu.












































