jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tengah melakukan uji coba pemasangan Regol Ayom atau sistem portal pembatas jalan di 13 ruas jalan sirip yang menuju kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta. Langkah ini diambil sebagai persiapan menuju penerapan kawasan full pedestrian (pedestrian penuh) di pusat kota tersebut.
Kepala Dishub DIY Chrestina Erni Widyastuti mengatakan uji coba ini bertujuan untuk memetakan dinamika dan kendala teknis di lapangan sebelum sistem diberlakukan secara permanen.
"Portal pembatas ini uji coba, baru pertama kami operasikan semuanya, kami lihat seperti apa. Kalau tidak ada uji coba, kami tidak mengetahui ada permasalahan-permasalahan apa di lapangan," ujar Erni di Yogyakarta, Senin (31/8).
Regol Ayom di kawasan Malioboro sedang jadi sorotan setelah video pengguna kursi roda yang kesulitan melitas. Video tersebut viral dan jadi perbincangan warganet.
Menurut Erni, fungsi utama Regol Ayom adalah mengendalikan mobilitas kendaraan bermotor yang hendak masuk ke area Malioboro tanpa mengganggu hak pejalan kaki, termasuk pengguna kursi roda.
Meski demikian, dalam pelaksanaan uji coba, petugas menemukan sejumlah kendala di lapangan, terutama terkait teknis aksesibilitas pejalan kaki dan pengguna alat bantu mobilitas.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Dishub DIY menyiapkan mekanisme operasional fleksibel, seperti membuka bagian tengah portal atau memanfaatkan fitur teleskopik untuk menaikkan pembatas saat ada pejalan kaki yang membutuhkan ruang lebih luas.
Dishub DIY juga menyiagakan petugas gabungan bersama Dishub Kota Yogyakarta yang terbagi dalam beberapa sif.





































