jpnn.com, TANJUNGPINANG - Seorang pria yang nekat terjun ke laut dari Jembatan 5 Barelang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) ditemukan dalam kondisi meninggal.
Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Fazzli mengatakan korban atas nama Nusyirwan, 35, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia berjarak sekitar 0,36 NM arah barat dari lokasi kejadian, Rabu pukul 08.00 WIB.
"Korban sudah dievakuasi menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri," kata Fazzli dalam keterangannya di Tanjungpinang, Rabu malam.
Fazzli menjelaskan kronologi kejadian berawal ketika pihaknya menerima informasi seorang pria terjun dari Jembatan 5 Barelang, Senin (23/3) sekitar pukul 10.00 WIB. Informasi kejadian membahayakan nyawa manusia itu diterima dari pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Galang, pukul 11:55 WIB.
Berdasarkan keterangan awal dari saksi mata bernama Adi yang saat itu sedang memancing di sekitar lokasi kejadian, tiba-tiba mendengar suara dentuman keras jatuhnya benda ke air dan saat memeriksa asal suara saksi melihat korban yang mengenakan baju berwarna hitam sudah hanyut terbawa arus laut, tepatnya di bawah Jembatan 5 Barelang.
"Dari atas jembatan, ditemukan sejumlah barang bukti yang tertinggal, yakni kartu SIM dan satu unit sepeda motor jenis matic milik korban," ujarnya.
Fazzli menambahkan, pencarian korban melibatkan unsur SAR gabungan, terdiri atas Kantor SAR Tanjungpinang dan Pos SAR Batam, Polsek Galang, Polairud Polda Kepri, BP Batam dan TNI AL, serta masyarakat setempat.
"Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup," demikian Fazzli.(antara/jpnn)











































