jpnn.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengatakan pancasila adalah pegangan bangsa Indonesia di tengah gejolak dunia.
Hal itu dia katakan saat pidato dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Pancasila, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6).
“Tema peringatan tahun ini pancasila sebagai pemersatu bangsa dan fondasi perdamaian dunia memiliki makna yang sangat mendalam di tengah dunia yang semakin terpecah oleh pertikaian, rivalitas geopolitik, perang dagang, dan ketidakpastian ekonomi,” ucap Prabowo.
“Indonesia memiliki pegangan yang kokoh, pegangan itu adalah pancasila,” lanjutnya.
Prabowo mengenang, 81 tahun yang lalu Presiden ke-1 RI Soekarno berdiri di hadapan sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dan menyampaikan gagasan besar yang kemudian menjadi dasar falsafah negara Republik Indonesia.
“Pancasila lahir bukan dari ruang kosong, pancasila lahir dari sejarah pengalaman budaya dan cita cita bangsa indonesia sendiri,” kata dia.
Eks Menteri Pertahanan itu menyebutkan pancasila sebagai konsensus agung dan suatu kesepakatan kebangsaan yang memungkinkan Indonesia yang terdiri dwri ribuan pulau, ratusan suku bangsa, ratusan bahasax dan ratusan budaya yang berbeda beda untuk hidup bersatu.
“Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita,” tuturnya. (mcr4/jpnn)






































