jpnn.com - JAKARTA -- Di tengah tren penurunan kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, lembaga survei Poltracking Indonesia justru menemukan secercah harapan di sektor ekonomi.
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda mengungkapkan tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan saat ini masih berada di angka 63,2 persen.
"Tingkat kepercayaan publik terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran masih di angka 63,2 persen, ini menjadi modal sosial yang sangat berharga di tengah penurunan kepuasan publik," ujar Hanta dalam rilis survei nasional Poltracking Indonesia, Senin (31/8).
Survei yang dilakukan pada 14-20 Agustus 2026 dengan 1.220 responden, itu mencatat tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran berada di angka 55,1 persen.
Hanta mengatakan tren kepuasan publik Agustus 2026 cenderung menurun dibandingkan Maret, Mei, dan Juli 2026, namun kepercayaan yang masih tinggi menjadi peluang besar bagi pemerintah.
Hanta menilai sektor ekonomi menjadi salah satu pintu masuk utama bagi pemerintah untuk menaikkan kembali kepuasan publik.
Data survei menunjukkan 57,1 persen publik menilai kondisi ekonomi keuangan rumah tangga saat ini baik, dan 58,7 persen menyatakan pendapatan selama satu tahun terakhir baik.
Meski demikian, Hanta mengakui masih ada pekerjaan rumah besar di bidang ekonomi yang harus segera dituntaskan pemerintah.







































