Petugas Damkar Tanjung Uban Berjibaku Padamkam Kebakaran

4 weeks ago 62

Petugas Damkar Tanjung Uban Berjibaku Padamkam Kebakaran

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan kebakaran lahan di Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Kepri, Selasa (24/3/2026). ANTARA/HO-UPTD Damkar Tanjung Uban

jpnn.com - Petugas Unit Pelayanan Teknis Daerah Pemadam Kebakaran (UPTD Damkar) Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berjibaku memadamkan kebakaran lahan semak belukar seluas empat hektare hingga malam hari.

Kepala UPTD Damkar Tanjung Uban Panyodi mengatakan kebakaran lahan terjadi di Jalan Panca Marga, Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong, Selasa (24/3/2026), sekitar pukul 17.02 WIB, berdasarkan laporan warga bernama Suradi.

"Api baru selesai dipadamkan sekitar pukul 20.46 WIB," kata Panyodi dihubungi di Bintan, Selasa malam.

Panyodi menyampaikan lahan terbakar itu milik seorang warga bernama Siunuan, yang berdomisili di Tanjung Uban. Pihaknya belum mengetahui pemicu kebakaran tersebut.

Damkar Tanjung Uban mengerahkan mobil pemadam kebakaran dengan kapasitas tanki air 3.000 ton untuk memadamkan si jago merah, dengan melibatkan unsur gabungan dari personel pemadam, perangkat Desa Sebong Pereh, lalu Satgas Karhutla, dan warga setempat.

"Tak ada korban jiwa maupun materiil dalam peristiwa ini," ujarnya.

Panyodi turut mengimbau masyarakat tidak membakar lahan atau tumpukan sampah sembarangan di tengah kondisi cuaca panas disertai angin kencang, karena berisiko menimbulkan kebakaran lebih besar bahkan menyebar ke lingkungan di sekelilingnya, termasuk pemukiman penduduk.

Dia juga mengingatkan konsekuensi hukum bagi warga secara sengaja membakar hutan dan lahan.

Petugas Damkar Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berjibaku memadamkan kebakaran lahan semak belukar seluas empat hektare.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |