Pesan Prabowo, Hukum Sekeras-kerasnya Taufik Hidayat Penyiksa Perempuan di Bandung

5 hours ago 18

Pesan Prabowo, Hukum Sekeras-kerasnya Taufik Hidayat Penyiksa Perempuan di Bandung

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kepala Staf Kepresiden (KSP), Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman, saat menjenguk YTR, korban penyiksaan di RS Hasan Sadikin, Kota Bandung, Kamis (25/6/2026). Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jpnn.com - Presiden Prabowo Subianto memberi atensi khusus atas kasus YTR (29), perempuan yang disekap dan dianiaya secara sadis oleh kekasihnya yakni Taufik Hidayat (30) di Bandung.

Orang nomor satu di Indonesia itu menitipkan pesan kepada masyarakat agar lebih peka terhadap lingkungan dan berharap pelaku dapat diberi sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Pesan itu dititipkan Prabowo ke Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman.

"Pesan dari beliau (Prabowo), ya disesuaikan dengan prosedur hukum yang berlaku. Dan beliau sangat peduli sekali kepada kejadian ini, dan ini berharap untuk tidak terulang," kata Dudung seusai menjenguk YTR di RS Hasan Sadikin Bandung, Kamis (25/6/2026) malam.

"Agar hukuman ini seadil-adilnya dan sekeras-kerasnya. Pesannya beliau ya itu saja," lanjutnya.

Dudung memastikan pemerintah akan membantu korban agar dapat segera pulih. 

Dia mengaku sudah menelepon pihak BPJS agar membantu biaya perawatan korban selama berada di rumah sakit.

"Saya langsung telepon Direktur BPJS. Dan beliau langsung menyambut, dan bahkan sebelumnya juga sudah memonitor tentang masalah ini. Dan BPJS juga akan membantu. Bahkan nanti prosedurnya akan dilaporkan kepada LPSK, dan Kementerian Kesehatan pun akan membantu. Di samping itu, Gubernur Jawa Barat pun dengan sepenuhnya akan membantu," ucap dia.

Presiden Prabowo Subianto berharap Taufik Hidayat tersangka penyiksa perempuan di Bandung dihukum sekeras-kerasnya.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |