bali.jpnn.com, BANDUNG - Persib mencatatkan sejarah di kompetisi sepak bola Indonesia dengan menjadi juara beruntun tiga kali.
Persib untuk kali ketiga berhasil menjadi juara Liga Indonesia setelah pada laga terakhir pekan ke-34 Super League 2025-2026 kontra Persijap di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) bermain imbang 0 – 0.
Hasil imbang ini sudah cukup bagi Persib untuk mengunci puncak klasemen Super League 2026-2026 dengan 79 poin, hasil dari 24 kali menang, tujuh kali seri dan tiga kali kalah.
Meskipun Borneo FC mengumpulkan nilai yang sama setelah mengalahkan Malut United di Stadion Segiri, Samarinda dengan skor telak 7 – 1, tetapi Persib berhak menjadi juara karena menang head to head.
Bagi Persib Bandung, keberhasilan menjuarai Super League 2025-2026 ini melengkapi bintang kelima mereka sejak era Liga Indonesia.
Sebelumnya, Persib Bandung menjuarai Liga Indonesia 1994-1995, Liga Super Indonesia (LSI) 2014, serta back to back pada Liga 1 2023-2024 dan 2024-2025.
Di bawah kepemimpinan wasit asal Korea Selatan, Ko Hyungjin, Persib kesulitan mengembangkan permainan dan gagal mencetak gol di babak pertama.
Memasuki babak kedua, pelatih Bojan Hodak melakukan sejumlah rotasi dengan memasukkan Luciano Guaycochea, Ramon Tanque, Uilliam Barros, hingga Saddil Ramdani.



































