jpnn.com - Jorge Martin masih berada di posisi teratas klasemen MotoGP 2026.
Namun, hasil dari Aragon membuat pembalap Aprilia Racing itu mulai menyadari ada pekerjaan besar yang harus diselesaikan sebelum balapan berikutnya.
Martin memang berhasil mengamankan poin setelah dua kali finis di posisi kelima pada balapan akhir pekan lalu.
Akan tetapi, performanya jauh dari harapan setelah sebelumnya tampil menjanjikan pada MotoGP Inggris di Silverstone.
Situasi tersebut membuat Jorge Martin memilih bermain aman. Baginya, mengamankan poin lebih penting daripada memaksakan diri mengejar podium ketika performa motornya belum memungkinkan.
"Saya tahu hasil yang bisa kami dapatkan di Aragon memang terbatas. Jadi, saya memilih mengamankan posisi dan poin daripada mengambil risiko besar yang bisa membuat semuanya berakhir tanpa hasil," jelasnya.
Masalah Grip Jadi Penghambat
Martin sebenarnya sudah menemukan tanda-tanda kurang positif sejak sesi latihan Jumat.
Kecepatan yang dimilikinya tidak cukup untuk mengikuti persaingan di barisan depan. Kondisi tersebut kemudian berlanjut hingga sprint race dan balapan utama.








































