jpnn.com - Francesco Bagnaia kembali harus meninggalkan balapan MotoGP tanpa membawa hasil setelah mengalami insiden di Aragon.
Pembalap Ducati Lenovo itu terjatuh ketika race baru memasuki lap keenam. Saat itu, Bagnaia sedang berada di posisi ketujuh dan berusaha mempertahankan kecepatannya.
Kegagalan tersebut membuat persoalan pada Ducati GP26 kembali menjadi sorotan.
Penyebab Gagal Finis
Pecco -sapaan Bagnaia- merasa masalah yang sebelumnya sempat bisa dikendalikan kini kembali muncul dengan tingkat yang lebih mengkhawatirkan.
Bukan soal tenaga mesin, persoalan terbesar justru dirasakan pada daya cengkeram ban belakang. Kondisi tersebut membuat Bagnaia kesulitan menjaga kestabilan motor sepanjang balapan.
"Saya benar-benar kesulitan mendapatkan grip dari ban belakang. Setelah beberapa lap, kondisinya memburuk dan motor mulai terasa sulit dikendalikan," ucapnya.
Ban Belakang Cepat Kehilangan Grip
Rider asal Italia itu mengaku situasi tersebut sudah terasa hanya beberapa lap setelah balapan dimulai.
Ban belakang yang digunakannya disebut mengalami penurunan performa secara cepat. Kondisi itu membuat Bagnaia harus mengubah pengaturan tenaga mesin agar motor lebih mudah dikendalikan.








































