papua.jpnn.com, JAYAPURA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., mengungkap capaian berbagai program unggulan TNI AD yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari penyediaan air bersih, pembangunan jembatan, hingga pengelolaan sampah dalam Apel Komandan Satuan (Dansat) TNI Tahun Anggaran 2026 di Universitas Pertahanan (Unhan) Sentul, Jawa Barat, Rabu (29/4/2026).
Dalam paparannya, KSAD Jenderal Maruli menegaskan TNI AD tidak hanya berfokus pada aspek pertahanan, tetapi juga berperan aktif membantu percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto.
Program-program tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat, khususnya di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses infrastruktur dan layanan dasar.
Di bidang air bersih, Jenderal Maruli menjelaskan bahwa program sumur bor lahir dari pengalaman langsung melihat kesulitan masyarakat dalam memperoleh air, termasuk di wilayah yang mengalami kekeringan.
“Jadi, terus terang, saya menggali informasi tentang air ini sambil berjalan, jadi bukan karena punya informasi, lalu membuat program-program air ini,” ujarnya.
Hasilnya, berdasarkan data, sejak tahun 2020 telah dibangun 7.217 titik sumber air di berbagai wilayah Indonesia guna meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat.
Terkait pembangunan infrastruktur, KSAD menyampaikan bahwa TNI AD menargetkan untuk membangun 1.244 jembatan demi kepentingan masyarakat, dengan capaian 336 jembatan telah selesai dan 908 jembatan dalam proses pengerjaan dalam kurun waktu sekitar 1,5 tahun.
Program ini merupakan bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah, termasuk melalui pembangunan jembatan perintis yang ditargetkan lebih dari 7.000 unit di seluruh Indonesia, sejalan dengan program Jembatan Garuda Merah Putih yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto.





































