Kisah Rojali, Penyintas Banjir Aceh Tamiang Bangkit Lewat Dapur Umum

4 hours ago 24

Kisah Rojali, Penyintas Banjir Aceh Tamiang Bangkit Lewat Dapur Umum

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Penyintas banjir Aceh Tamiang bangkit lewat dapur umum. Foto: Baznas

jpnn.com, ACEH - Penyintas banjir di Kabupaten Aceh Tamiang mulai bangkit dengan terlibat langsung dalam pengelolaan dapur umum di pengungsian sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana.

Salah satu penyintas, Muhammad Rojali (44), memilih menjadi relawan dapur umum Baznas setelah rumahnya hanyut diterjang banjir bandang pada November lalu.

Sejak Januari, dia aktif membantu memasak untuk warga lain yang terdampak.

“Awalnya saya hanya menerima bantuan makanan, tetapi saya tergerak hati untuk ikut membantu memasak. Saya merasa tidak enak kalau hanya menerima saja, saya ingin ikut berbuat sesuatu,” ujar Rojali, di tenda pengungsian di Desa Lubuk Sidup.

Rojali kini tinggal di tenda darurat bersama istri dan tiga anaknya. Di tengah keterbatasan, dia menilai dapur umum Baznas menjadi penopang kebutuhan pangan bagi para penyintas.

“Sangat bermanfaat, terutama untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Kalau tidak ada program ini, kami kesulitan. Untuk masak daging saja kami belum mampu membeli sendiri, tapi melalui bantuan Baznas, kami bisa makan dengan layak dan bergizi,” katanya.

Setiap hari, dapur umum Baznas mengolah sekitar 50 kilogram beras untuk menyediakan hingga 700 porsi makanan.

Para penyintas terlibat secara bergantian, mulai dari memasak hingga menyiapkan hidangan berbuka puasa.

Penyintas banjir Aceh Tamiang bangkit lewat dapur umum dan gotong royong membantu warga.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |