Kenaikan Harga Semen Ganggu Proyek Rehabilitasi Pascabencana di Aceh Barat

12 hours ago 21

Kenaikan Harga Semen Ganggu Proyek Rehabilitasi Pascabencana di Aceh Barat

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Bupati Aceh Barat Tarmizi. ANTARA/Teuku Dedi Iskandar

jpnn.com, ACEH BARAT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat memastikan proses rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana di daerah ini ikut terganggu, setelah lonjakan harga bahan bangunan terutama semen yang sempat menembus angka di atas Rp 100.000 per sak (karung).

"Pengerjaan rumah dan beberapa kegiatan sempat terhenti sebentar, karena margin keuntungan kontraktor sangat kecil. Jika terjadi lonjakan harga seperti ini, mereka berpotensi rugi besar," kata Bupati Aceh Barat Tarmizi kepada wartawan, di Meulaboh, Senin.

Menurutnya, dampak naiknya harga jual semen di Aceh Barat telah membuat pergerakan pengerjaan fisik di lapangan melambat signifikan, bahkan sempat menghentikan total pembangunan atau kegiatan pemerintah yang sedang berjalan.

Tarmizi membeberkan kenaikan harga material yang terjadi secara mendadak ini langsung memukul skema pembiayaan para kontraktor dan pelaksana di lapangan.

Dia menjelaskan para kontraktor berada di posisi dilematis. Margin anggaran yang sudah dipatok dalam kontrak awal tidak lagi realistis ketika harga pasaran semen melambung tinggi.

Menanggapi situasi itu, Pemkab Aceh Barat saat ini sedang mencari solusi bersama jajaran terkait untuk menyeimbangkan stabilitas harga serta mencari formula terbaik, sehingga naiknya harga jual semen tidak mengganggu kegiatan proyek pemerintah daerah dan rehab rekon yang saat ini sedang berjalan.

“Saat ini pemerintah daerah sedang membahas langkah strategis dan formula solusi untuk mengatasi masalah ini, agar seluruh pengerjaan fisik di daerah dapat kembali normal dan selesai tepat waktu,” katanya. (antara/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Proyek rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh Barat turut terganggu akibat kenaikan harga semen.


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |