Kemendagri Dorong Sistem Politik Inklusif bagi Generasi Muda

17 hours ago 19

Kemendagri Dorong Sistem Politik Inklusif bagi Generasi Muda

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri Akmal Malik. Foto: narasumber

jpnn.com, JAKARTA - Masa depan demokrasi Indonesia sangat bergantung pada sejauh mana generasi muda diberi ruang untuk berpartisipasi.

Kehadiran anak muda bukan lagi sekadar pemilih pemula atau penonton di pinggir lapangan, melainkan elemen kunci dalam menjaga keberlanjutan pembangunan politik nasional.

Hal tersebut menjadi fokus utama dalam forum "Round Table Discussion" (RTD) yang diselenggarakan Lemhannas RI di Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Forum strategis bertajuk "Penguatan Sistem Politik yang Inklusif Terhadap Generasi Muda dalam Meningkatkan Demokrasi" ini menghadirkan Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri Akmal Malik, sebagai salah satu narasumber.

Akmal mengatakan Kehadiran generasi muda dalam ruang demokrasi menjadi bagian yang penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan politik nasional.

Pintu keterlibatan harus dibuka seluas-luasnya agar generasi muda dapat menyampaikan gagasan serta aspirasi segar mereka, sekaligus mengambil peran aktif dalam setiap proses pengambilan keputusan demokrasi.

"Untuk itu diperlukan sistem politik yang semakin inklusif, adaptif dan partisipastif, sekaligus mampu memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan, aspirasi dan mengambil peran dalam proses demokrasi" ujar Akmal.

Melalui forum diskusi ini, terbangunnya sinergi dan rekomendasi strategis diharapkan mampu mendorong partisipasi politik anak muda yang tidak hanya tinggi secara kuantitas, tetapi juga makin berkualitas dan substantif.

Menjaga Masa Depan Demokrasi, Kemendagri Mendorong Sistem Politik Inklusif bagi Generasi Muda

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |