Jembatan Gantung Pongpet di Pangandaran Ambruk, TNI AD Angkat Bicara

20 hours ago 20

Jembatan Gantung Pongpet di Pangandaran Ambruk, TNI AD Angkat Bicara

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Jembatan gantung Pongpet di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, ditutup sementara setelah ambruk saat dilintasi pejabat daerah, Minggu (30/8/2026). Foto: doc. Humas Polres Pangandaran

jpnn.com, BANDUNG - TNI Angkatan Darat (AD) memastikan struktur Jembatan Gantung Pongpet di Kabupaten Pangandaran, tidak ambruk secara keseluruhan. 

Jembatan tersebut mengalami kemiringan setelah tali sling pada sisi kiri terlepas dari sistem pengikat utama. 

Penjelasan itu disampaikan Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Dispenad) melalui keterangan tertulis yang diterima pada Senin (31/8). 

"Kondisi yang terjadi bukan merupakan keruntuhan atau ambruknya keseluruhan struktur jembatan."

"Struktur utama jembatan tetap berada pada posisinya, sementara bagian yang mengalami kendala adalah tali sling pada sisi kiri yang terlepas dari sistem pengikat utama," tulis Dispenad. 

TNI AD menjelaskan Jembatan Gantung Pongpet memiliki kapasitas maksimal untuk dilintasi 50 orang. 

Namun, setelah prosesi peresmian jembatan, jumlah warga yang melintas disebut melebihi kapasitas. 

"Sebelum digunakan, Kodim 0625/Pangandaran juga telah memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan membuat papan pemberitahuan di sisi jembatan mengenai kapasitas dan ketentuan penggunaannya."

Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran miring setelah tali sling terlepas. TNI AD memastikan bukan ambruk total dan menyebut kapasitas jembatan hanya 50 orang.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |