jpnn.com, JAKARTA - Pengusaha muda Insanul Fahmi menyambut bulan Ramadan kali ini dengan berbeda.
Sebab di bulan Ramadan tahun ini, Insanul Fahmi perdana menjalaninya tanpa kehadiran sang istri, Wardatina Mawa dan buah hati mereka.
Ditanyai bagaimana menjalani bulan Ramadan tanpa kehadiran keluarga, dia lantas menjawab begini.
"Ya sudah jalanin saja sih, sahur ya sahur," ujar Insanul Fahmi di kawasan Jakarta Barat.
Dia tak menampik ada rasa rindu tanpa kehadiran sang buah hati. Namun alih-alih fokus dengan perasaan rindunya, Insanul Fahmi memilih untuk memikirkan hal lain.
"Keinget pasti ada kangen pasti ada, cuma ya mau gimana lagi, kan. Kadang-kadang terlalu dipikirin juga jadi stres, jadi (enggak) bagus, bagaimana aku mikirin oh ini bulan puasa ada orang jualan takjil, bagaimana cara aku bisa distribusi kue-kue tadi, ini bisa dijulain sama abang-abang nanti bagi hasil bagus kayak begitu kan bantu orang," tuturnya.
Oleh karena itu, di bulan Ramadan kali ini dia memilih untuk fokus memperbaiki diri dan introspeksi diri.
"Lebih banyak perbaikan diri sih, fokusnya kayak karena lebih banyak waktu sendiri, aku lebih banyak kayak introspeksi diri saja," ucap Insanul Fahmi.








.jpeg)


































