jpnn.com - TEHRAN - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan bahwa angkatan bersenjata Iran melancarkan gelombang ke-43 dan 44 Operasi True Promise 4 pada Jumat malam.
IRGC pada Jumat menyatakan bahwa angkatan bersenjata Iran telah melancarkan serangan terhadap pangkalan udara Muwaffaq Salti milik AS di Yordania dan fasilitas AS di Bahrain dan Kurdistan Irak.
"Pangkalan Muwaffaq Salti, bersama dengan pangkalan AS di Manama dan Erbil, dihantam oleh rudal dan drone IRGC yang ampuh," menurut pernyataan IRGC yang dikutip oleh kantor berita ISNA.
Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, sehingga menyebabkan kerusakan dan korban jiwa di kalangan warga sipil.
Iran membalasnya dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.
AS dan Israel awalnya mengeklaim serangan "pencegahan" mereka diperlukan untuk melawan ancaman yang dianggap berasal dari program nuklir Iran. Namun, AS dan Israel segera memperjelas bahwa mereka ingin membuat perubahan terhadap kekuasaan di Iran.
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei gugur pada hari pertama operasi militer tersebut. Republik Islam Iran kemudian mengumumkan 40 hari masa berkabung.
Presiden Rusia Vladimir Putin menggambarkan pembunuhan Khamenei sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional.
Kementerian Luar Negeri Rusia mengecam operasi AS-Israel dan menyerukan de-eskalasi dan penghentian permusuhan sesegera mungkin. (antara/jpnn)










































