Program Magang dan Vokasi Dilanjutkan, 50 Ribu Pekerja Terdampak PHK Diprioritaskan

3 hours ago 18

Program Magang dan Vokasi Dilanjutkan, 50 Ribu Pekerja Terdampak PHK Diprioritaskan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli saat menyampaikan keterangan dalam konferensi pers yang berlangsung di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (22/6). Foto: Dokumentasi Biro Humas Kemnaker

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah menyiapkan Paket Stimulus Ekonomi Triwulan II dan Semester II 2026 yang terdiri atas delapan kebijakan dalam tiga pilar utama.

Salah satu fokus kebijakan tersebut adalah program magang dan vokasi untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers yang turut dihadiri Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Senin (22/6).

Dalam konferensi pers yang berlangsung di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Menko Airlangga mengatakan pemerintah akan mendorong pelaksanaan program magang dan vokasi pada semester II 2026 sebagai bagian dari upaya menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.

"Program magang dan vokasi ini kami akan dorong untuk dilaksanakan di paruh kedua semester kedua sehingga ini menjadi penggerak daripada perekonomian di masyarakat," kata Airlangga.

Dalam paket stimulus tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 6,26 triliun, terdiri atas Rp 4,14 triliun untuk Program Magang Nasional bagi 150 ribu peserta dan Rp 2,12 triliun untuk pelatihan vokasi.

Program vokasi diprioritaskan bagi 220 ribu lulusan SMK dan 50 ribu pekerja terdampak PHK.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan Program Magang Nasional 2025 (MagangHub) menunjukkan hasil positif.

Pemerintah melanjutkan Program Magang dan Vokasi pada Semester II 2026 sebagai bagian dari upaya menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |