Heboh Napi Mengopi di Luar Rutan, Legislator: Harus Diselidiki Mendalam

7 hours ago 22

 Harus Diselidiki Mendalam

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Politikus PDIP Andreas Hugo Pareira. Foto: Aristo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Andreas Hugo Pareira meminta dilakukan penyelidikan soal kabar narapidana korupsi yang kedapatan berada di sebuah kafe, Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Menurutnya, penyelidikan mendalam harus dilakukan oleh pihak terkait.

“Adanya napi di Sultra yang bisa berkeliaran di kafe harus disediki lebih mendalam," kata Andreas melalui keterangan pers, Sabtu (18/4).

Diketahui, sebuah video yang merekam narapidana korupsi bernama Supriadi bersantai nongkrong di kedai kopi bersama petugas rutan, viral di media sosial.

Supriadi merupakan warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Sulawesi Tenggara.

Dia mendekam di Rutan Kelas IIA Kendari setelah divonis penjara lima tahun terkait kasus korupsi sektor pertambangan saat menjabat Kepala KUPP Kelas III Kolaka.

Andreas menduga narpidana bisa keluar dari rutan akibat petugas yang disuap, sehingga perlu ada penyelidikan.

“Warga binaan atau napi yang bisa berkeliaran di luar Rutan atau Lapas hanya mungkin terjadi apabila ada kerja sama dengan petugas lapas atau rutan,” beber legislator fraksi PDI Perjuangan itu.

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Andreas Hugo Pareira menduga narpidana bisa keluar dari rutan akibat petugas yang disuap, sehingga perlu ada penyelidikan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |