jpnn.com - BOGOR – Hasil survei Indikator Politik Indonesia mengungkap kesulitan mencari pekerjaan menjadi keluhan utama warga Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dalam satu tahun terakhir.
Di sisi lain, mayoritas masyarakat menilai kinerja Pemerintah Kabupaten Bogor berjalan positif.
Peneliti Indikator Politik Indonesia Bawono Kumoro mengatakan, sebanyak 40,3 persen responden menyebut sulitnya mencari lapangan kerja sebagai persoalan paling mendesak di lingkungan tempat tinggal mereka.
“Masalah ekonomi masih dominan, terutama soal lapangan pekerjaan. Ini menjadi keluhan terbesar warga Kabupaten Bogor,” kata Bawono saat memaparkan hasil Survei Evaluasi Publik Satu Tahun Pemerintahan Kabupaten Bogor di Cibinong, Minggu (1/2).
Selain persoalan pekerjaan, warga juga menilai harga kebutuhan pokok yang mahal sebesar 24 persen serta kondisi jalan rusak sebesar 11,2 persen sebagai masalah utama yang dihadapi masyarakat.
Survei yang dilakukan pada 6–11 Februari 2026 itu melibatkan 410 responden dengan metode multistage random sampling.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka, dengan margin of error sekitar 4,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Dalam paparan hasil survei, Bawono juga menyebutkan bahwa persoalan ketenagakerjaan terlihat konsisten dengan penilaian publik terhadap pencapaian program pemerintah daerah, khususnya dalam upaya menurunkan tingkat pengangguran yang masih dinilai belum optimal oleh sebagian warga.





.jpeg)





































