jpnn.com, JAKARTA - Biochem by Prasetia memperkenalkan dua inovasi berbasis minyak atsiri, Imagina dan Protecrop, pada ajang 4th TPOMI Conference, Exhibition & Field Trip 2026.
Kedua inovasi itu hadir sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi operasional pabrik dan produktivitas perkebunan kelapa sawit.
Perusahaan menilai keandalan genset menjadi faktor penting dalam operasional pabrik kelapa sawit (PKS) karena seluruh proses produksi bergantung pada pasokan energi yang dihasilkan mesin tersebut.
Namun, penggunaan biodiesel masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti degradasi bahan bakar, terbentuknya deposit pada injektor, dan penyumbatan filter yang dapat menurunkan kinerja mesin serta meningkatkan biaya perawatan.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Biochem menghadirkan Imagina, aditif biodiesel berbahan dasar alami yang dirancang untuk menjaga kualitas bahan bakar sekaligus meningkatkan performa mesin dan keandalan operasional PKS.
Selain Imagina, Biochem juga memperkenalkan Protecrop sebagai solusi pendukung produktivitas tanaman kelapa sawit melalui pendekatan berbasis bahan alami yang ditujukan untuk mendukung proses penyerbukan dan pengelolaan perkebunan.
Head of Business Development Biochem PT Prasetia Dwidharma, Ismy Agustin, mengatakan industri kelapa sawit membutuhkan inovasi yang mampu meningkatkan produktivitas sekaligus mendukung praktik yang berkelanjutan.
"Melalui Imagina dan Protecrop, kami menghadirkan solusi yang mendukung efisiensi operasional, optimalisasi penyerbukan alami, dan penciptaan nilai jangka panjang bagi industri," ujar Ismy, dalam keterangannya, Senin (22/6).






































