jpnn.com, JAKARTA - Anggaran pendidikan nasional dalam APBN 2026 sebesar Rp 769 triliun meningkat dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp 724 triliun.
Dari total tersebut, termasuk alokasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar 223,5 triliun.
Sejumlah pihak mempersoalkan komponen anggaran BGN tersebut dan menudingnya mengurangi alokasi untuk tunjangan guru ASN, infrastruktur serta revitalisasi sekolah.
Direktur Garuda Institute Irvan Mahmud menegaskan penganggaran MBG telah melalui proses pembahasan di DPR RI dan disepakati bersama antara pemerintah dan seluruh fraksi.
“Anggaran pendidikan 2026 justru meningkat. Narasi yang menyebut MBG memotong anggaran pendidikan sangat tidak sesuai fakta,” ujar Irvan dalam keterangannya, Senin (2/3/2026).
Dia menjelaskan tunjungan guru ASN Daerah tahun 2024 hanya Rp 70 triliun, sekarang menjadi Rp 74,7 triliun.
Sementara anggaran infrastruktur dan revitalisasi sekolah naik dari Rp 21,24 triliun pada 2024 menjadi Rp 23,06 triliun pada 2026.
“Kalau ada yang mengatakan guru-guru tidak diperhatikan, itu hoaks sebab anggaran justru bertambah,” tegas Irvan.











































