jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Abdullah menyebut kasus pelecehan di lingkungan kampus yang terus terjadi menandakan persoalan kekerasan seksual di dunia pendidikan bersifat sistemik.
Legislator fraksi PKB itu mendesak seluruh satuan pendidikan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kegiatan, tradisi, dan pola interaksi yang berpotensi mengandung unsur pelecehan.
“Ini momentum untuk melakukan evaluasi total. Semua kegiatan dan tradisi di lingkungan pendidikan harus ditinjau ulang agar tidak menjadi ruang normalisasi pelecehan seksual,” kata Gus Abduh sapaan Abdullah melalui keterangan persnya, Kamis (16/4).
Diketahui, kasus pelecehan di lingkungan kampus belakangan menuai sorotan setelah muncul perkara kekerasan seksual 16 mahasiswa melalui grup chat terhadap mahasiswi FH UI.
Selain UI, kasus pelecehan melalui lagu mencuat di Institut Teknologi Bandung (ITB) setelah viral pada media sosial.
Berikutnya, pelecehan juga terjadi di Universitas Padjajaran (Unpad) ketika seorang Guru Besar meminta foto bikini mahasiswi.
Gus Abduh menyebut fenomena pelecehan di kampus menjadi anomali, karena lingkungan pendidikan seharusnya menjadi ruang aman.
"Khususnya bagi perempuan," kata dia.








































