jatim.jpnn.com, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengajak warga untuk menjaga kebersihan dan mengawasi tempat penampungan sementara (TPS) agar tidak dimanfaatkan orang dari luar kota.
Hal ini menyikapi adanya oknum dari luar daerah yang tidak bertanggung jawab membuang sampah kawasan Balas Klumprik sehingga menyebabkan meluber dan membebani kapasitas tempat pemrosesan akhir (TPA) Benowo.
“Kan ada salah satu TPS yang di Balas Klumprik itu (yang membuang sampah) bukan orang Surabaya. Jadi ada (warga) perumahan yang di luar Surabaya, nah itu buangnya ke TPS itu,” Eri, Selasa (17/3).
Oleh karena itu Eri mengajak warganya untuk mengingatkan dan saling menjaga wilayahnya.
"Jadi, jangan sampai dimasuki oleh warga dari luar Surabaya. Jadi di situ itu dari Surabaya sampai ke luar Surabaya sampah tok itu,” ujar Cak Eri.
Tidak hanya saling menjaga lingkungan, Eri juga mengingatkan warga soal mengatur jadwal pengangkutan sampah.
Dirinya ingin, setiap RW di wilayah Surabaya menentukan waktu pengambilan sampah. Tujuannya, agar pengambilan sampah terjadwal dengan baik ke depannya.
“Jadi, kami minta seluruh RW itu ada jamnya, berarti kalau di luar jam yang ditentukan ya nggak kita terima. Selain itu, tidak boleh menaruh gerobak sampah di TPS, karena tempatnya terbatas,” pungkasnya. (mcr23/jpnn)






































