jpnn.com, JAKARTA - Pertamina Patra Niaga menyambut kedatangan pesawat Airbus A380 Emirates yang mendarat perdana di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu (8/8).
Sebab, pesawat berbadan besar itu mendapatkan pasokan 92.901 liter bahan bakar pesawat atau avtur dari Pertamina Patra Niaga.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora mengatakan pelayanan A380 membutuhkan kesiapan fasilitas, equipment, ketersediaan avtur, serta personel yang kompeten.
“Melayani Airbus A380 bukan hanya mengenai ketersediaan avtur, tetapi juga kesiapan sistem pengisian secara menyeluruh. Semua aspek harus dipastikan berjalan optimal dengan tetap mengutamakan keselamatan,” ujar Kitty.
Untuk mendukung pesawat wide body seperti A380, AFT Soekarno-Hatta menggunakan hydrant dispenser dengan flow rate sekitar 2.500–4.000 liter per menit (LPM).
Kapasitas ini lebih tinggi dibandingkan hydrant dispenser narrow body yang berada di kisaran 1.000–1.500 LPM dengan satu hose.
“Dengan kebutuhan bahan bakar yang besar, pesawat wide body membutuhkan equipment dengan kapasitas pengisian yang sesuai. Kesiapan sistem, fasilitas, dan personel menjadi kunci agar proses berlangsung optimal dan aman,” jelas Kitty.
Pertamina Patra Niaga juga memastikan kualitas Jet A-1 melalui quality control dan prosedur ketat untuk menjaga kualitas serta traceability bahan bakar.








































