Deddy PDIP: Fakta Polisi Kasih Uang ke Mahasiswa, Itu Keterlaluan Menurut Saya

1 hour ago 15

 Fakta Polisi Kasih Uang ke Mahasiswa, Itu Keterlaluan Menurut Saya

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Deddy Sitorus. Foto: Ist

jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemenangan Pemilu Eksekutif Deddy Yevri Sitorus merasa geram dengan kabar polisi menyuap mahasiswa di Universitas Bung Karno (UBK) membelokan arah demonstrasi menjadi audiensi kepada Wapres RI Gibran Rakabuming Raka.

"Fakta bahwa polisi yang memberikan uang menurut pengakuan mereka, itu betul-betul keterlaluan sih kalau menurut saya," kata dia ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/6).

Belakangan ramai di media sosial yang merekam pengakuan Ketua BEM FH UBK Muhammad Abdimaludin bersama rekan menerima suap dari kepolisian hingga Wapres RI Gibran Rakabuming Raka. 

Mahasiswa mengaku diberikan uang oleh polisi sekitar Rp 20-Rp 30 juta untuk membelokan arah demonstrasi, lalu bertemu Wapres Gibran.

Deddy mengatakan ada saja pihak yang berupaya memanfaatkan gerakan mahasiswa untuk kepentingan pribadi.

"Susah menghindarkan, dalam artian ada saja orang yang namanya free rider yang mencari kesempatan seperti kasus mahasiswa UBK ini," ujarnya.

Deddy mengatakan PDIP sempat dituduh sebagai pihak yang menunggangi aksi demonstrasi mahasiswa pada Senin (15/6) kemarin.

Namun, kata dia, fakta lapangan berbicara lain. Wapres malah terendus berupaya memanfaatkan demonstrasi mahasiswa.

Ketua DPP PDIP Deddy Yevri Sitorus merasa geram dengan kabar polisi menyuap mahasiswa di UBK agar membelokan arah demonstrasi menjadi audiensi.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |