jpnn.com, TANGERANG - Hari terakhir Java Jazz Festival 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2), Tangerang, Banten, pada Minggu (31/5/2026), menghadirkan cerita menarik di luar panggung.
Sejumlah musisi internasional mengikuti Sightseeing Tour untuk menjelajahi berbagai destinasi unggulan di kawasan PIK dan PIK 2.
Agenda itu menjadi pengalaman berbeda bagi penampil Java Jazz Festival 2026. Mereka tidak hanya tampil di hadapan penonton, tetapi juga diajak melihat langsung kawasan yang menjadi lokasi festival musik terbesar di Asia Tenggara itu.
Perjalanan Sightseeing Tour itu dimulai dari Swissôtel Jakarta PIK Avenue. Hotel tersebut menjadi titik awal sebelum para tamu Java Jazz Festival dijamu dan memulai tur kawasan.
Dari hotel bintang lima premium di Jakarta Utara tersebut, rombongan bergerak menuju beberapa destinasi yang menampilkan wajah PIK2 sebagai kawasan desain, lifestyle, dan wisata tepi laut. Salah satu destinasi yang dikunjungi ialah Indonesia Design District atau IDD.
Kawasan itu dikenal sebagai pusat desain dan lifestyle terbesar di Indonesia. IDD menghadirkan lebih dari 200 brand atau jenama lokal dan internasional, termasuk furnitur, home living, interior, galeri, kuliner, dan ruang gaya hidup.
Kunjungan ke IDD memperlihatkan sisi kreatif PIK2. Para musisi internasional bisa melihat bagaimana kawasan itu menggabungkan desain, arsitektur, produk kreatif, dan pengalaman publik dalam satu area terpadu.
Selanjutnya, tur berlanjut ke Land’s End PIK2, destinasi waterfront yang menawarkan panorama laut dan hamparan pasir putih. Suasana tepi laut menjadi daya tarik utama bagi para tamu yang ingin melihat sisi santai PIK2 di luar area konser.






































