jpnn.com - Salesforce dan Anthropic memperluas kemitraan strategis melalui peluncuran Claudeforce, integrasi yang menggabungkan kemampuan penalaran Claude dengan data, alur kerja, logika bisnis, tindakan, dan tata kelola di platform Salesforce.
Kemitraan tersebut diawali dengan peluncuran Salesforce in Claude, plugin yang dibekali 37 keterampilan penjualan siap pakai.
Fitur ini dirancang agar tenaga penjualan dan agen AI dapat menganalisis konteks pendapatan secara real-time, memperbarui pipeline, hingga menjalankan tindakan langsung dari Claude sesuai tata kelola perusahaan.
Salesforce in Claude didukung AIforce, kerangka bisnis Salesforce yang menghubungkan data dan alur kerja perusahaan ke berbagai agen AI melalui server MCP, API, dan perangkat CLI.
Integrasi tersebut memungkinkan agen AI mengakses data, proses, serta aturan bisnis tanpa harus bergantung pada antarmuka pengguna statis.
Chair & CEO Salesforce Marc Benioff mengatakan kolaborasi itu ditujukan untuk menggabungkan kemampuan penalaran AI dengan sistem bisnis yang memiliki data, alur kerja, dan tata kelola terstruktur.
“Kecerdasan probabilistik saja tidak cukup untuk menjalankan sebuah perusahaan, sementara sistem deterministik tidak dapat bernalar. Dengan memadukan kemampuan penalaran Claude dengan data, alur kerja, dan tata kelola tepercaya yang digunakan perusahaan, kami menghadirkan antarmuka dinamis yang mampu berpikir, bernalar, dan bertindak,” ujar Benioff, Jumat (28/8).
CEO dan Co-Founder Anthropic Dario Amodei mengatakan integrasi tersebut memungkinkan perusahaan memanfaatkan informasi pelanggan dan konteks bisnis yang telah tersimpan di Salesforce untuk mendukung operasional dan pertumbuhan bisnis.









































