Begini Kondisi Balita di Malang Kota yang Dianiaya dan Ditelantarkan Ibunya

2 hours ago 26

Begini Kondisi Balita di Malang Kota yang Dianiaya dan Ditelantarkan Ibunya

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polda Jawa Timur, Kombes Pol Ganis Setyaningrum memberikan keterangan saat ditemui di Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (2/9/2026). ANTARA/Ananto Pradana

jpnn.com - Polisi terus memberi pendampingan dalam pemulihan kesehatan fisik maupun psikologis balita berusia tiga tahun yang menjadi korban penelantaran dan penganiayaan oleh ibu kandungnya berinisial SM (21).

Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polda Jawa Timur Kombes Ganis Setyaningrum menyebut pihaknya fokus pada penanganan perkara dan pemulihan kondisi korban.

"Saat ini yang dilaporkan terkait penelantaran dan kekerasan, kekerasannya fisik," kata Kombes Ganis seusai menjenguk korban di Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA), Kota Malang, Rabu (2/9/2026).

Ganis mengatakan kedatangannya bersama jajaran Polda Jatim ke RSSA bukan semata menjenguk, tetapi mengidentifikasi segala hal yang dibutuhkan korban dalam proses pemulihan.

Dia menyampaikan kondisi korban kini sudah berlangsung pulih, tetapi masih diperlukan tindakan observasi oleh tim dokter hingga benar-benar dinyatakan pulih.

Polda Jatim melibatkan peran Dinas Sosial (Dinsos) setempat untuk melakukan asesmen terhadap kebutuhan pemulihan trauma yang dialami oleh korban.

Dinsos juga melakukan asesmen kepada nenek korban berinisial LN (47) untuk proses pengalihan pengasuhan.

Pengalihan pengasuhan ini karena ibu korban telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini bersama kekasihnya yang berinisial MA (26) oleh Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota.

Polisi terus memberi pendampingan dalam pemulihan balita yang menjadi korban penelantaran dan penganiayaan oleh ibu kandungnya berinisial SM.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |