jpnn.com, DENPASAR - Bea Cukai Denpasar menghadiri pemusnahan barang rampasan negara yang digelar Kejaksaan Negeri Jembrana dan Kejaksaan Negeri Denpasar pada Kamis (27/8).
Pemusnahan yang digelar Kejaksaan Negeri Jembrana dilaksanakan di Kantor Bantu Benoa, Kantor Bea Cukai Denpasar.
Sementara itu, pemusnahan yang digelar Kejari Denpasar dilaksanakan di Kantor Kejaksaan Negeri Denpasar.
Barang rampasan negara yang dimusnahkan merupakan hasil penindakan di bidang cukai selama periode tahun 2023 hingga 2025 yang berasal dari 4 perkara di wilayah Jembrana dan 2 perkara di wilayah Denpasar.
Seluruh perkara tersebut telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) dan telah mendapat persetujuan dari Jaksa Agung dan Menteri Keuangan untuk dimusnahkan.
Secara keseluruhan, barang yang dimusnahkan berupa 3.547.344 batang barang kena cukai hasil tembakau berupa rokok jenis sigaret kretek mesin (SKM) dan sigaret putih mesin (SPM).
Total perkiraan nilai barang yang dimusnahkan mencapai Rp 5.087.543.520 dengan nilai kerugian negara sebesar Rp 3.487.642.628,7.
Kepala Kantor Bea Cukai Denpasar I Made Aryana menyampaikan pemusnahan tersebut merupakan salah satu bentuk nyata sinergi antara Bea Cukai dan Kejaksaan dalam memastikan penanganan perkara di bidang cukai berjalan hingga tahap akhir sesuai dengan ketentuan yang berlaku.








































