jpnn.com, JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir, Kuncoro Giri Waseso, memperkuat kerja sama penyaluran bantuan kemanusiaan bagi Gaza menjelang Ramadan 2026. Hal tersebut dibahas dalam pertemuan di Kairo, Mesir, pada Ahad (8/2).
Ketua BAZNAS KH Noor Achmad mengatakan, pertemuan tersebut membahas koordinasi antara BAZNAS dan KBRI Kairo dalam penyaluran bantuan bagi masyarakat Palestina yang terdampak konflik di Gaza, sekaligus penguatan dukungan bagi mahasiswa Indonesia di Mesir.
“Alhamdulillah, menjelang Ramadan ini, BAZNAS melakukan pertemuan dengan Dubes RI di Mesir. Kami membahas koordinasi penyaluran bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina,” ujar Noor Achmad di Mesir, Senin (9/2).
Dia menjelaskan, selama ini penyaluran bantuan ke Gaza dilakukan melalui sejumlah mitra di Mesir, di antaranya NGO Misr Al Khair, Bait Zakat, dan Egyptian Red Crescent atau Hilal Ahmar Mesir.
Selain itu, BAZNAS juga telah menyalurkan bantuan muqoyad serta menjalankan Program Beasiswa BCB yang menjangkau 503 mahasiswa.
Dalam pertemuan tersebut, Noor Achmad juga mengusulkan pembentukan direktorat khusus urusan mahasiswa Indonesia di Mesir. Usulan itu disampaikan seiring dengan jumlah mahasiswa Indonesia yang saat ini telah melebihi 15.000 orang.
Selain pembentukan direktorat, BAZNAS juga mengusulkan penguatan kembali Sekretariat BCB serta rencana pendirian Rumah Sehat BAZNAS (RSB) di Mesir guna mendukung layanan kesehatan bagi mahasiswa.
Sementara itu, Duta Besar RI untuk Mesir Kuncoro Giri Waseso mengapresiasi kontribusi BAZNAS, termasuk bantuan dua unit bus untuk layanan Seat In Coach.









































