Wali Kota Bandung Ajak Pengelola Kawasan Wisata Perkuat Pengelolaan Sampah Mandiri

8 hours ago 20

Wali Kota Bandung Ajak Pengelola Kawasan Wisata Perkuat Pengelolaan Sampah Mandiri

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat memberikan keterangan di Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (10/2/2026). (ANTARA/Rubby Jovan)

jpnn.com, BANDUNG - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengajak seluruh pengelola kawasan pariwisata untuk mulai mengadopsi sistem pengelolaan nol sampah atau zero waste.

Langkah ini dipandang krusial untuk menjaga daya tarik serta kenyamanan Kota Bandung sebagai destinasi wisata unggulan.

Farhan menilai persoalan sampah masih menjadi tantangan besar bagi Kota Bandung dan dapat merusak citra destinasi wisata jika tidak ditangani secara serius.

“Setiap kawasan berpengelola di Kota Bandung harus zero waste. Kalau dalam tiga bulan tidak ada komitmen, mohon maaf, akan ada sanksi,” kata Farhan di Bandung, Selasa.

Farhan mencontohkan penerapan pengelolaan sampah mandiri yang dilakukan salah satu hotel di Jalan Supratman, Bandung, yang telah mengolah sampah organik sendiri serta memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

“Kalau yang organik tidak akan diangkut. Yang diangkut hanya residu, itu pun dipilah lagi antara yang bisa didaur ulang dan RDF. Hanya sampah tertentu seperti LB3 yang perlu pengolahan khusus,” katanya.

Farhan mengatakan sebagai langkah awal, Pemerintah Kota Bandung membangun model pengelolaan sampah berbasis kawasan yang sebelumnya telah diterapkan di sejumlah pasar tradisional.

Salah satunya di Pasar Caringin yang sempat menumpuk sekitar 500 ton sampah lama dan kini dinyatakan telah bersih.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengajak seluruh pengelola kawasan pariwisata untuk mulai mengadopsi sistem pengelolaan nol sampah atau zero waste.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |