jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Himpunan Pengusaha Korps Alumni HMI (HIPKA) sekaligus Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Kamrussamad menyoroti fenomena umrah mandiri yang kini menjadi tren seiring masifnya digitalisasi.
Tren tersebut dinilai sebagai konsekuensi logis dari perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin akrab dengan teknologi.
Kamrussamad menjelaskan hampir seluruh sendi ekonomi telah terdigitalisasi, yang memungkinkan jemaah mengurus segala keperluan ibadah secara personal.
Adapun di antaranya, mencakup pengurusan dokumen hingga kebutuhan logistik selama di tanah suci.
"Eh menurut saya karena tren digitalisasi sekarang ini semua sendi ekonomi makin digitalized, tidak bisa dihindari orang meng-apply sendiri visa, orang mem-booking hotel akomodasi sendiri, orang memesan mobil jemputan sendiri, tiket sendiri," ujar Kamrussamad di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (25/2).
Anggota DPR tersebut memandang kondisi ini sebagai dinamika yang sudah berjalan di tengah masyarakat.
Oleh karena itu, para pelaku usaha yang bergerak di bidang haji dan umrah harus pandai menjadikan tantangan tersebut sebagai peluang.
"Saya kira para pelaku industri di bidang ini harus lebih aware melihat itu sebagai satu tantangan sekaligus juga mungkin peluang," tuturnya.












































