jatim.jpnn.com, SITUBONDO - Sat Reskrim Polres Situbondo mengungkap penyebab kematian tiga orang yang masih satu keluarga korban pembunuhan di Kecamatan Besuki.
Kasat Reskrim Polres Situbondo AKP Agung Hartawan mengatakan berdasarkan hasil autopsi dari RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo, ketiga korban meninggal dunia akibat kehabisan banyak darah sehingga mengalami gagal napas.
"Hasil autopsi dari rumah sakit, ketiganya meninggal karena kekurangan darah terlalu banyak dari luka (akibat senjata tajam) di leher," ujar Agung, Senin (5/1).
Agung menambahkan pihaknya masih menunggu hasil lanjutan olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Tim Inafis serta hasil pemeriksaan dari Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur.
Pihaknya juga terus mengintensifkan penyelidikan kasus dugaan pembunuhan terhadap tiga orang yang masih satu keluarga di Kecamatan Besuki.
Agung menyebut polisi telah memeriksa sedikitnya 15 orang saksi guna mengungkap kasus pembunuhan tersebut. Jumlah saksi yang dimintai keterangan terus bertambah seiring pendalaman penyelidikan yang dilakukan penyidik.
"Semula lima orang saksi yang dimintai keterangan, salah satunya adalah ayah korban, dan saat ini sudah ada 15 orang yang dimintai keterangan," katanya.
Tiga korban pembunuhan tersebut adalah Muhammad Hasim (58), istrinya Suningsih (38), serta anak perempuan mereka, Umi Rahmania (18). Ketiganya ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Dusun Watuketu, Desa Demung, Kecamatan Besuki, Situbondo, pada Minggu 28 Desember 2025 sekitar pukul 07.00 WIB.










































