jpnn.com, JAKARTA - Promo, diskon, dan cashback ternyata bukan lagi satu-satunya senjata ampuh untuk menarik pengguna bank digital.
Survei Ipsos Indonesia 2026 menunjukkan bahwa keamanan dan perlindungan data kini menjadi pertimbangan utama masyarakat saat memilih layanan perbankan digital.
Berdasarkan survei tersebut, sebanyak 65 persen responden menyebut sistem keamanan dan perlindungan privasi data sebagai faktor terpenting dalam memilih bank digital.
Angka itu lebih tinggi dibandingkan responden yang mempertimbangkan promo, diskon, dan cashback, yakni sebesar 54 persen.
"Temuan ini menunjukkan adanya perubahan perilaku pengguna layanan keuangan digital di Indonesia," kata Managing Director Ipsos Indonesia, Hansal Savla, dalam keterangannya dikutip Senin (13/7).
Dia mengatakan meningkatnya perhatian terhadap keamanan memperlihatkan bahwa konsumen semakin matang dalam menggunakan layanan perbankan digital.
Menurutnya, kepercayaan terhadap produk, kestabilan layanan, kemudahan mengakses dana, serta keandalan transaksi turut membentuk keyakinan masyarakat terhadap sebuah bank digital.
"Konsumen tidak lagi sekadar mengejar keuntungan jangka pendek, tetapi juga ingin memastikan dana dan data pribadi mereka tersimpan dengan aman," ucapnya.








































