Sekjen PBB Kutuk Serangan Israel ke Lebanon

2 hours ago 16

Sekjen PBB Kutuk Serangan Israel ke Lebanon

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Sekjen PBB Antonio Guterres. Foto: antara

jpnn.com - ISTANBUL - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres mengutuk serangan Israel di seluruh Lebanon, sekaligus memperingatkan soal meningkatnya korban sipil dan risiko terhadap upaya gencatan senjata regional.

Dalam sebuah pernyataan yang disiarkan, Rabu (8/4), Guterres mengatakan serangan pada 8 April tersebut mengakibatkan ratusan warga sipil tewas dan terluka, termasuk anak-anak, serta menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur sipil.

“Dengan pengumuman gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat, aktivitas militer yang sedang berlangsung di Lebanon menimbulkan risiko serius terhadap gencatan senjata tersebut dan upaya menuju perdamaian yang langgeng serta menyeluruh di kawasan,”demikian pernyataan tersebut.

Guterres menyatakan keprihatinan mendalam atas meningkatnya jumlah korban sipil dan dengan keras mengecam jatuhnya korban jiwa.

Dia juga menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah dan rakyat Lebanon, serta berharap para korban yang mengalami luka-luka segera pulih.

Sekretaris Jenderal kembali menyerukan kepada semua pihak untuk segera menghentikan permusuhan,” tulis pernyataan tersebut.

Menekankan perlunya menjunjung tinggi hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional, Guterres menegaskan bahwa warga sipil dan infrastruktur sipil harus dilindungi setiap saat, serta serangan yang menargetkan mereka “tidak dapat diterima.”

Guterres menambahkan bahwa tidak ada solusi militer untuk konflik tersebut dan mendesak semua pihak untuk menempuh jalur diplomasi serta kembali berkomitmen pada implementasi penuh Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701.

Sekjen PBB Antonio Guterres mengutuk serangan Israel ke Lebanon. Dia menyerukan semua pihak menghentikan permusuhan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |